Selasa, 09 Februari 2021

LHP ISOLASI DNA

 

 LAPORAN HASIL PRAKTIKUM ISOLASI DNA BUAH PISANG

 

 


 

 

Disusun Oleh

 Mutiara Niswa Pradya

(0034055898)

 

LEMBAGA PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN AR-RAHMAN

2020-2021

 

 

LEMBAR PENGESAHAN

 

Laporan Ilmiah sebagai Syarat untuk Mengikuti Ujian Sekolah

 

Menyetujui,

 

            Kepala Sekolah

        SMAS Unggulan Ar-Rahman



 

Suwandi, S.E

 

 

 

        Guru Mata Pelajaran Biologi

 


 

 Desy Lestari, S.SI

 

 

 


 

 

 

 

KATA PENGANTAR

 

Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan saya kemudahan dalam menyelesaikan makalah tepat waktu. Tanpa rahmat dan pertolongan-Nya, saya tidak akan mampu menyelesaikan makalah ini dengan baik. Tidak lupa shalawat serta salam tercurahkan kepada Nabi agung Muhammad SAW yang syafa’atnya kita nantikan kelak.

 

Saya mengucapkan syukur kepada Allah SWT atas limpahan nikmat sehat-Nya, sehingga laporan hasil “Isolasi DNA Buah Pisang” dapat diselesaikan. Makalah ini disusun guna memenuhi tugas Ujian praktek biologi. Saya berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi setiap orang yang membacanya.

 

Saya menyadari makalah ini masih perlu banyak penyempurnaan karena kesalahan dan kekurangan. Saya terbuka terhadap kritik dan saran Ibu ataupun teman-teman yang membaca agar makalah ini dapat lebih baik. Apabila terdapat banyak kesalahan pada makalah ini, baik terkait penulisan maupun konten, Saya meminta maaf.

 

Demikian yang dapat saya sampaikan. Akhir kata, semoga makalah ini dapat bermanfaat.

 

 

Bandung, 09 Februari 2021

 

 

DAFTAR ISI


Halaman Judul
Kata Pengantar
Daftar Isi

BAB I Pendahuluan

Latar belakang

Tujuan Praktikum

Waktu dan Tempat

Alat dan Bahan

Langkah Percobaan

BAB II Pembahasan

Hasil Penelitian

Pembahasan

BAB III

Kesimpulan

Saran

BAB IV Penutup

Glosarium

Daftar Pustaka

 

 

 

 

BAB I

Latar Belakang

 

DNA (Deoxyribose Nucleic Acid) adalah master molecul (molekul utama) yang mengkode semua informasi yang dibutuhkan untuk proses metabolisme dalam setiap organisme.DNA ini tersusun atas 3 komponen utama yaitu gula deoksiribosa, basa nitrogen dan fosfat yang tergabung membentuk nukleotida. Molekul DNA ini terikat membentuk kromosom, dan ditemukan di nukleus, mitokondria dan kloroplas. DNA yang menyusun kromosom ini merupakan nukleotida rangkap yang tersusun heliks ganda (double helix), dimana basa nitrogen dan kedua ”benang” polinukleotida saling berpasangan dalam pasangan yang tetap melalui ikatan hidrogen dan antara nukleotida yang satu dengan nukleotida yang lain dihubungkan dengan ikatan fosfat. DNA terdapat di dalam setiap sel makhluk hidup dan disebut sebagai ”cetak biru kehidupan” karena molekul ini berperan penting sebagai pembawa informasi hereditas yang menentukan struktur protein dan proses metabolisme lain.

Proses isolasi DNA diawali dengan proses ekstraksi DNA. Hal ini bertujuan untuk memisahkan DNA dengan partikel lain yang tidak diinginkan. Proses ini harus dilakukan dengan hati-hati, sehingga tidak menyebabkan kerusakan pada DNA. Untuk mengeluarkan DNA dari sel, dapat dilakukan dengan memecahkan dinding sel, membran plasma dan membran inti baik dengan cara mekanik maupun secara kimiawi. Cara mekanik bisa dilakukan dengan pemblenderan atau penggerus menggunakan mortar dan pistil. Sedangkan secara kimiawi dapat dengan pemberian yang dapat merusak membran sel dan membran inti, salah satunya adalah deterjen.

Penambahan deterjen dalam isolasi DNA dapat dilakukan karena deterjen dapat menyebabkan rusaknya mebran sel, melalui ikatan yang dibentuk melalui sisi hidrofobik deterjen dengan protein dan lemak pada membran membentuk senyawa ”lipid protein-deterjen kompleks”. Senyawa tersebut dapat terbentuk karena protein dan lipid memiliki ujung hidrofilik dan hidrofobik, demikian juga dengan deterjen, sehingga dapat membentuk suatu ikatan kimia

 

 

Tujuan Praktikum

 

1. Mengetahui cara/metode untuk memisahkan (mengisolasi) DNA dari buah-buahan.

2. Mengetahui keefektifan deterjen dan buah yang dipakai untuk melakukan percobaan isolasi DNA.

3. Mengetahui keefektifan penggunaan garam beryodium (garam halus) dengan garam kasar pada isolasi DNA.

Waktu dan Tempat

 

Waktu pelaksanaan dilakukan mulai  hari Sabtu malam dan Tempat yang saya gunakan di Rumah Pribadi.

 

Alat dan Bahan

 

Untuk melakukan praktikum isolasi DNA pada buah pisang ini diperlakukan alat dan bahan.

Alat yang harus disiapkan :

v Tisu

v Gelas

v Mangkuk

v Sendok

v Penyaring

v Plastik

v Tusuk gigi

v Sarung tangan

Bahan yang diperlukan :

v Buah pisang

v Alkohol

v Air

v Garam

v Sabun pembersih

Langkah Percobaan

 

1.                 Siapkan gelas atau pun mangkuk yang berisi air 200 ml, lalu tambahkan sabun permbersih dan juga garam. Kemudian aduk sampai homogen.

2.                 Masukkan buah pisang 20 gr ke dalam plastic bening lalu lumatkan pisang sampai halus.

3.                 Tamhbahkan larutan garam tadi kedalam plastic yang terdapat buah pisang, kemudian kocakkan agar buah pisang dengan larutan tercampur

4.                 Siapkan penyaring diatas wadah, lalu saring larutan yang sudah tercampur dengan buah tadi, karena yamng kita ambil hanya air serat airnya saja

5.                 Lalu masukkan alkohol satu sdm ke dalam wadah kosong, kemudian tambahkan larutan 1 sdm juga kedalam mangkuk yang berisi alkohol.

6.                 Diamkan hingga beberapa menit untuk menunggu hasilnya.

7.                 Setelah itu amati wadah yang berisi larutan dengan alkohol tadi, dan pastikan dengan tusuk gigi apakah dalam larutannya sudah terdapat benang-benang putih atau benang halus, yang merupakan DNA buah pisang sudah terisolasi.

8.                 Jika sudah, praktikum selesai.

 

 

 

 

 

BAB II

Hasil Praktikum


 Agar lebih jelas, teman-teman juga bisa cek video youtube atau instagram nya yaa ..

Link Instagram : https://www.instagram.com/tv/CLB7YlIFN2bWud7YXe_VhsR7Tsh7GQ7PLCG6jQ0/?igshid=1bw2mzcq1y44m

Link Youtube :

https://youtu.be/dgUh-XG3x3M

 

Pembahasan

Praktikum ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh buah dan  deterjen terhadap kualitas DNA yang dihasilkan dalam proses isolasi. Buah yang digunakan dalam proses isolasi DNA ini adalah buah pisang. Sedangkan jenis deterjen yang dipakai adalah deterjen sunlight. Hal yang pertama saya lakukan yaitu, menyiapkan buah yang akan di tumbuk.

 

Apabila dilihat dari sumber DNA yang digunakan untuk pengisolasian ini, macam buah yang digunakan menunjukkan perbedaan yang nyata. Masing-masing buah untuk sumber DNA menghasilkan DNA yang berbentuk benang-benang halus berwarna sesuai dengan warna asal buah tersebut. Kelima macam buah yang digunakan dalam proses pengisolasian DNA kali ini adalah jenis buah yang memiliki kadar air yang tinggi. Tidak ada perbedaan yang ditunjukkan untuk perlakuan variasi jenis buah ini. Suatu sumber menyatakan bahwa dalam proses pembuatan sumber DNA untuk isolasi DNA hendaknya jangan terlalu encer karena semakin encer sumber DNA, DNA yang terpresipitasi akan semakin sedikit. Karena sel yang lisis di dalam air tentunya lebih sedikit jika dibandingkan dengan sumber DNA yang lebih kental. Namun, masalah pengaruh keenceran terhadap hasil isolasi DNA dapat diatasi dengan pengurangan jumlah air yang digunakan sehingga walaupun sumber DNA yang digunakan adalah buah dengan kadar air tinggi, tetap dapat diperoleh ekstrak yang cukup kental.

 

Membran sel pada setiap organisme dapat mengalami kerusakan

yang disebabkan oleh pengaruh senyawa-senyawa kimia. Senyawa kimia yang mampu merusak membrane ataupun dinding sel antara lain lisozim yang mampu mempengaruhi kerja senyawa polimerik sehingga kekakuan sel tidak lagi dapat terjaga. Selain itu, ada pula senyawa EDTA (etilendiamintetraasetat) yang berfungsi untuk menghilangkan ion Mg2+ yang penting untuk mempertahankan struktur selubung sel serta menghambat enzim yang dapat merusak DNA. Dalam proses isolasi DNA, deterjen berfungsi menggantikan senyawa-senyawa kimia tersebut di atas. Deterjen mengandung sodium dodesil sulfat (SDS) yang dapat menyebabkan hilangnya molekul lipid pada membran sel sehingga struktur membrane akan rusak dan melisiskan isi sel.

 

Pada Pengisolasian DNA menggunakan garam dapur dengan tujuan untuk memekatkan DNA. Hal ini dapat terjadi karena ion Na+ yang dikandung oleh garam mampu membentuk ikatan dengan kutub negative pada ikatan fosfat DNA. Saat ion Na+ garam berikatan dengan fosfat, pada saat itulah DNA akan berkumpul. Sedangkan penambahan alcohol pada permukaan larutan betujuan untuk melakukan presipitasi sehingga DNA yang telah terkumpul tadi mampu memisah dari larutan dan terbentuklah lapisan-lapisan yang dapat diidentifikasi unsur penyusunnya.

 

 

 

 

BAB III

Kesimpulan

Adapun kesimpulan dari praktikum ini yaitu isolasi DNA merupakan metode untuk memisahkan DNA dari sel, baik dari inti, mitokondria maupun kloroplas. Isolasi DNA pada dasarnya dapat dilakukan dengan merusak dinding dan membran sel dan juga membran inti. Perusakan ini dapat dilakukan dengan pemblenderan, penggerusan atau yang lainnya.  DNA dapat diisolasikan dari sumber DNA berupa buah dengan penambahan larutan deterjen, etanol serta garam untuk membantu presipitasi DNA.

Saran

Adapun sarannya, sebaiknya kalian melakukan praktikum pada tempatnya (lab) karena akan lebih kondusif. Karena jika di rumah banyak kendala, jika mempunyai adik kecil pasti sang adik menganggu dan lainnya.

Dan untuk larutan pengamatannya sebaiknya menggunakan mangkuk kecil agar lebih terlihat nyaman dilihat.

BAB IV

Glosarium

DNA (Deoxyribose Nucleic Acid) : Master molecul (molekul utama) yang mengkode semua informasi yang dibutuhkan untuk proses metabolisme dalam setiap organisme.

EDTA (etilendiamintetraasetat) : Berfungsi untuk menghilangkan ion Mg2+ yang penting untuk mempertahankan struktur selubung sel serta menghambat enzim yang dapat merusak DNA.

Sodium Dodesil Sulfat (SDS) : Dapat menyebabkan hilangnya molekul lipid pada membran sel sehingga struktur membrane akan rusak dan melisiskan isi sel.

Double Helix : DNA yang menyusun kromosom ini merupakan nukleotida rangkap yang tersusun heliks ganda.

                     

 

Daftar Pustaka

http://deallia.blogspot.com/2013/09/laporan-pengamatan-isolasi-dna.html

https://biologiaja.blogspot.com/2012/05/isolasi-dna-buah-pisang.html

https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/biologi/article/viewFile/19519/18511

http://buqhoriis.blogspot.com/2013/11/laporan-isolasi-dna-buah.html

 

 

 

LHP ISOLASI DNA

    LAPORAN HASIL PRAKTIKUM ISOLASI DNA BUAH PISANG         Disusun O...