Penyakit Alzheimer adalah penyakit otak yang mengakibatkan penurunan daya ingat, kemampuan berpikir dan bicara, serta perubahan perilaku secara bertahapKondisi ini banyak ditemukan pada orang-orang di atas 65 tahun.



๐Ÿพ PENYEBAB
       Penyebab pasti penyakit Alzheimer belum diketahui. Akan tetapi diduga Alzheimer terjadi karena pengendapan protein di dalam otak, sehingga menghalangi asupan nutrisi ke sel-sel otak,sehingga sel otak menjadi rusak.
Kerusakan sel otak akan menurunkan kadar zat kimia di dalam otak, yang menyebabkan koordinasi antarsaraf otak menjadi kacau. Hal ini akan membuat penderita mengalami penurunan daya ingat dan perubahan suasana hati.
Kondisi ini berbahaya, karena lama-kelamaan sel otak akan mati, hingga pada akhirnya beberapa bagian otak akan menyusut, terutama bagian otak yang mengatur memori.

๐Ÿพ GEJALA
Gejala penyakit Alzheimer berkembang dalam tiga tahap, yaitu tahap awal, tahap menengah, dan tahap akhir. Pada tahap awal, gejala penurunan daya ingat penyakit Alzheimer sulit dikenali, karena sering dianggap sebagai efek pertambahan usia.
Ketika memasuki tahap berikutnya, gejala akan mulai terlihat pada penderita. Kecepatan perkembangan gejala penyakit Alzheimer berbeda-beda pada tiap penderita, tapi umumnya gejala akan berkembang secara perlahan selama beberapa tahun.

๐ŸŒป Gejala Tahap Awal

Gejala utama penyakit Alzheimer adalah kehilangan ingatan secara perlahan yang bertambah parah seiring dengan berjalannya waktu. Di bawah ini adalah contoh-contoh gejala kehilangan ingatan yang sering dialami penderita penyakit Alzheimer tahap awal:
  • Lupa dengan nama benda atau tempat.
  • Lupa dengan kejadian-kejadian yang belum lama dialami.
  • Lupa dengan hal-hal yang belum lama dibicarakan dengan orang lain.
  • Kerap tersesat di tempat atau daerah yang sebetulnya sudah sangat dikenalnya.
  • Salah menaruh barang (misalnya menaruh piring di dalam lemari baju).
  • Lupa cara menggunakan suatu barang.
  • Kesulitan dalam menulis.
  • Sering mengulang pertanyaan yang sama.
  • Kesulitan merangkai kata-kata dalam berkomunikasi.
  • Terlihat kurang berenergi dan tidak antusias.
  • Tampak seperti mengalami depresi.
  • Enggan beradaptasi dengan perubahan.
  • Takut untuk melakukan hal-hal yang baru.
  • Sulit membuat keputusan dan mudah berburuk sangka.
  • Tidak tertarik dengan aktivitas yang sebelumnya disukai.
  • Lebih banyak menghabiskan waktu untuk tidur, duduk, atau menonton televisi daripada mengobrol dengan keluarga atau bersosialisasi.

๐ŸŒป Gejala Tahap Menengah

Ketika memasuki tahap menengah, tingkat keparahan gejala penyakit Alzheimer yang sudah dirasakan sebelumnya akan meningkat. Penderita yang sudah memasuki tahap ini perlu perhatian ekstra dan perlu bantuan dalam menjalani aktivitas sehari-hari, misalnya mandi, berpakaian, atau makan.
Berikut ini adalah contoh-contoh gejala penyakit Alzheimer pada tahap menengah:
  • Sulit mengingat nama anggota keluarga atau teman.
  • Mengalami masalah dalam berkomunikasi.
  • Perubahan suasana hati makin sering terjadi.
  • Sering gelisah, frustrasi, atau cemas.
  • Sering mengalami gangguan
  • Kesulitan mengatur waktu dan memecahkan masalah.
  • Mulai mengalami halusinasi atau delusi (waham).
  • Tampak bingung, misalnya tidak tahu di mana dirinya berada.

๐ŸŒป Gejala Tahap Akhir

Setelah gejala masuk ke tahap akhir, penderita penyakit Alzheimer membutuhkan pengawasan dan bantuan penuh dari orang lain untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Tidak hanya penderita, orang-orang di sekitarnya juga dapat merasa tertekan.
Di bawah ini adalah beberapa contoh gejala penyakit Alzheimer pada tahap akhir:
  • Penurunan daya ingat makin parah.
  • Kehilangan kemampuan berkomunikasi.
  • Kesulitan bergerak tanpa bantuan orang lain.
  • Buang air kecil atau buang air besar tanpa disadari.
  • Kesulitan untuk makan sendiri dan sulit menelan makanan.
  • Berat badan turun drastis dan mengalami infeksi kulit.
  • Halusinasi dan delusi memburuk, membuat penderita menjadi selalu curiga terhadap orang-orang di sekitarnya, bahkan sampai berlaku kasar.
๐Ÿพ PENYEMBUHAN 
Cara pertama yang dilakukan adalah memberikan obat-obatan yang mampu meredakan gejala dengan cara meningkatkan kadar zat kimia otak. Jenis obat-obatan yang diresepkan dokter adalah rivastigminedonepezil, dan memantine. Obat ini digunakan untuk menangani penyakit Alzheimer pada tahap awal hingga menengah. Memantine juga dapat diresepkan pada pederita Alzheimer dengan gejala yang sudah memasuki tahap akhir.
Selain pemberian obat-obatan, psikoterapi juga dapat dilakukan untuk menangani penyakit Alzheimer. Terapi ini terdiri dari:
  • Stimulasi kognitif, yang bertujuan untuk meningkatkan daya ingat, kemampuan berkomunikasi, dan kemampuan dalam memecahkan masalah.
  • Terapi relaksasi dan terapi perilaku kognitif, yang bertujuan untuk mengurangi halusinasi, delusi, kecemasan, atau depresi yang dialami oleh penderita.
Sampai saat ini, belum ada penanganan khusus yang terbukti efektif untuk menyembuhkan penyakit Alzheimer. Upaya penanganan yang dilakukan hanya bertujuan untuk meredakan gejala, memperlambat perkembangan penyakit, serta memampukan penderita untuk hidup semandiri mungkin.
  ๐Ÿพ PENCEGAHAN 

Umumnya, orang-orang yang pikiran dan fisiknya selalu aktif, serta mereka yang suka bersosialisasi, tidak akan mudah terkena penyakit Alzheimer. Oleh karena itu, seseorang yang berisiko terkena Alzheimer dianjurkan melakukan hal-hal menyenangkan yang dapat menstimulasi gerak tubuh dan pikiran.
Banyak cara bisa dilakukan, misalnya dengan bermain musik, melakukan permainan yang dapat menstimulasi otak (misalnya mengisi teka teki silang), menulis, membaca, belajar bahasa asing, mengikuti kegiatan sosial, dan berolahraga. Jalan santai di pagi atau sore hari, berenang, tenis, atau bulu tangkis adalah contoh-contoh olahraga yang dianjurkan.
Penyakit jantung sering dikaitkan dengan risiko penyakit Alzheimer. Jika seseorang berisiko tinggi terkena penyakit jantung, maka dirinya pun lebih rentan terkena penyakit Alzheimer. Karena itu, lakukanlah beberapa langkah pencegahan berikut ini agar jantung tetap sehat dan terhindar dari risiko penyakit Alzheimer.
  • Konsumsi makanan dengan gizi seimbang, serta memiliki kadar lemak dan kolesterol yang rendah. Selain itu, perbanyak konsumsi buah dan sayuran.
  • Berhenti merokok dan batasi konsumsi minuman beralkohol.
  • Jika menderita stroke, diabetes, hipertensi, atau kolesterol tinggi, konsumsi obat resep secara rutin dan jalani anjuran dokter dengan baik.
  • Jika mengalami kelebihan berat badan, turunkan berat badan dengan cara aman.
  • Periksakan tekanan darah, kadar kolesterol, dan gula darah secara rutin, agar gangguan tidak semakin parah.
  • Rutin berolahraga, minimal 2,5 jam dalam seminggu.
ADA YANG LEBIH MENAKUTKAN :((
Penurunan daya ingat akibat penyakit Alzheimer dapat mengganggu pengobatan penyakit lain yang sedang dijalani oleh penderita. Hal ini disebabkan karena penderita umumnya tidak bisa:
  • Melaporkan adanya penyakit lain yang sedang diderita.
  • Berkomunikasi jika sedang merasa sakit.
  • Menjalani program pengobatan dengan baik.
  • Melaporkan adanya efek samping dari obat-obatan yang dikonsumsi.
Penderita penyakit Alzheimer tahap akhir juga akan mengalami kesulitan menelan, gangguan keseimbangan, dan kesulitan mengontrol buang air. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menyebabkan timbulnya komplikasi berupa:
  • Terjatuh dan patah tulang.
  • Kurang gizi dan dehidrasi.
  • Luka akibat terlalu lama berbaring di tempat tidur.
  • Tersedak sehingga menimbulkan gangguan pernapasan.
  • Penyakit infeksi.
Kurang gizi dan infeksi paru merupakan penyebab paling sering yang membuat penderita penyakit Alzheimer meninggal dunia.

Nah guys,itu penbahasan tentang penyakit ALZHEIMER .. semoga kita terhindar dari semua penyakit menakutkan,Aamiin .. 
 Ohhiyaa,tadi mut sempet liat liat di Youtoube tentang penyakit ini .. Kebanyakan yang menderita penyakit ini ketika usia sudah tua :( .. Kita lihat yuuk vidio tentang nenek kakek ini berusaha untuk sembuh dari penyakit ini (https://youtu.be/_6XemTDezSA)(https://youtu.be/d-vap7qdJPE) 
 Selesai nonton itu pasti sedih,inget sama kake nenek .. Apalagi mutt udah gapunya nenek :) (Eeh jadi curhat) :v


Kayanya,cuma segini Artikel yang bisa Mutt tulis .. Mohon maap banyak kekurangan,sepeti biasa kalian bisa koreksi lewat kolom komentar yaa .. Nantikan artikel selanjutnya yaa ๐Ÿ˜ (gaya beut :v) .. Okee,Terima Kasih ๐Ÿ™ .. Semoga Bermanfaat :) .. 
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh .. 


๐Ÿฃ DAFTAR PUSTAKA 
๐Ÿ’งSumber Tulisan : 
1.Wikipedia Bahasa Indonesia,Ensiklopedia bebas,Alzheimer,Diakses pada 13 April 2020,Dari (https://id.m.wikipedia.org/wiki/Penyakit_Alzheimer)
2.Alodokter,(10 Des 2020),Gejala-penyebab dan mengobati,Diakses pada 13 April 2020,Dari (https://www.alodokter.com/penyakit-alzheimer/komplikasi)
3.Alodokter,(10 Des 2020),Penyakit Alzheimer,Diakses pada 13 April 2020,Dari 
(https://www.google.com/search?q=Alzheimer&oq=alzheime&aqs=chrome.0.69i59j69i57j0l2.2028j0j4&client=ms-android-oppo&sourceid=chrome-mobile&ie=UTF-8#wptab=s:H4sIAAAAAAAAAONgVuLQz9U3SEkurnjE6Mgt8PLHPWEpi0lrTl5jNOLiCs7IL3fNK8ksqRRS4WKDsqS4eKTgmjQYpLi44DyeXUx8HqmJOSUZwZW5BSX5ucWLWAXcU7MScxIVHHOqMlIzc1OLAIWbH8Z0AAAA)
             ๐Ÿ’ง Sumber Vidio :
1.Peduli Penyakit Alzheimer,Penderita Butuh Perhatian Ekstra (https://youtu.be/_6XemTDezSA)
2.Penyakit Alzheimer (https://youtu.be/MdqWygOOdCw)
3.Antisipasi Penyakit Alzheimer (https://youtu.be/d-vap7qdJPE)
                          ๐Ÿ’งSumber Foto : 
1.(https://www.google.com/search?q=orang+yang+sembuh+penyakit+alzheimer&oq=Orang+&aqs=chrome.0.69i59l2j69i57j35i39.1710j0j4&client=ms-android-oppo&sourceid=chrome-mobile&ie=UTF-8)
2.(https://www.google.com/search?q=Gambar+tentang+gejala+alzheimer&oq=gambar&aqs=chrome.0.69i59l3j69i57.1980j0j4&client=ms-android-oppo&sourceid=chrome-mobile&ie=UTF-)